Kasus Positif Covid-19 Terus Menurun, Jokowi Berikan Sinyal RI Selesai Pandemi
POTRET BERITA — Presiden Joko Widodo memberikan sinyal bakal mengakhiri kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Indonesia.
Sebelumnya, PPKM berlevel untuk menangani pandemi virus corona (Covid-19) di Indonesia diperpanjang semenjak 6 Desember 2022 sampai 9 Januari 2023.
Jokowi menjelaskan, pertimbangan menyudahi PPKM dilakukan, mengingat jumlah kasus Covid-19 di Indonesia mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan ketika puncak gelombang Covid-19 Delta dan Omicron di Indonesia.
“Kemarin kasus harian kita berada di angka 1.200. Dan mungkin nanti akhir tahun kita akan menyatakan berhenti PSBB-PPKM kita,” ujar Jokowi pada acara Outlook Perekonomian Indonesia 2023 di kawasan Jakarta Selatan, pada Rabu (21/12).
Selanjutnya, Jokowi berencana akan menerbitkan keputusan presiden (keppres) mengenai penghentian PPKM di minggu ini. Ia mengungkapkan, pihaknya tengah menunggu kajian akhir dari Kementerian Kesehatan. Yang kemudian, dia segera menandatangani aturan pencabutan PPKM apabila kajian sudah selesai.
“Minggu ini harusnya kajian dan kalkulasi itu sudah sampai ke meja saya sehingga bisa saya siapkan nanti keputusan presiden mengenai penghentian PSBB-PPKM. Kita harapkan segera sudah saya dapatkan dalam minggu-minggu ini,” katanya.
Secara terpisah, menurut Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, secara de facto Indonesia sudah keluar dari pandemi Covid-19. Pasalnya, sudah tidak ada lagi kebijakan PPKM. Ia pun memberikan dukungan atas rencana Presiden Joko Widodo yang ingin menyudahi PPKM akhir tahun ini.
“Saya katakan de facto kita sudah keluar dari pandemi. Praktik kita sehari-hari kita seperti sudah tidak ada PPKM gitu. Jadi, saya dukung arahan pak presiden,” kata Muhadjir.
Muhadjir paham, bahwa Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang mempunyai kewenangan untuk memutuskan kapan pandemi Covid-19 berakhir. Akan tetapi menurutnya bukan berarti pemerintah tidak dapat mengambil keputusan sendiri yang dianggap tepat sebelum menunggu keputusan dari WHO.
“Tinggal bagaimana kita ambil keputusan. Apalagi dalam regulasi itu memang PPKM sudah berakhir akhir Desember ini,” ujarnya.
Indonesia masuk fase endemi

Koordinator PPKM Luar Jawa-Bali Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Indonesia sudah memasuki fase endemi Covid-19.
Airlangga menambahkan, Indonesia tak lagi menyandang status pandemi Covid-19 sebab kasus terus menurun. Dia menilai, Indonesia sudah berhasil menurunkan kasus Covid-19 setahun terakhir ini.
“Secara negara sebetulnya kita sudah masuk, pandeminya sudah berubah menjadi endemi dan ini sudah level 1 dan terakhir kan kita semua di bawah 2.000 orang,” jelas Airlangga di Istana Merdeka, Jakarta.
Airlangga mengatakan, kajian mengenai bagaimana nasib PPKM akan selesai dalam waktu cepat. Ia menjelaskan, kini pemerintah tengah merampungkan sero survey atau survei mengenai kadar antibodi masyarakat.
Tak hanya itu, jumlah kasus di Indonesia terus menurun. Di mana, jumlah kasus tak mencapai 2.000 kasus per hari dalam beberapa waktu terakhir.
“Sudah hampir satu tahun Indonesia landai, artinya berdasarkan kriteria dari WHO di level 1 dan itu sudah 12 bulan artinya secara negara sebetulnya kita sudah masuk, pandeminya sudah berubah menjadi endemi,” kata Airlangga.
